
4, Apr 2025
7 Cara Mengonsumsi Santan yang Benar, Dijamin Sehat dan Bebas Lemak Berlebih
Santan sering digunakan dalam berbagai hidangan khas Indonesia, mulai dari opor ayam hingga rendang. Namun, banyak orang khawatir mengonsumsi santan karena kandungan lemaknya yang tinggi. Padahal, jika dikonsumsi dengan cara yang tepat, santan bisa tetap sehat dan aman bagi tubuh. Berikut adalah tujuh cara mengonsumsi santan yang benar agar tetap sehat dan bebas lemak berlebih.
1. Gunakan Santan Segar
Santan segar yang diperas langsung dari kelapa lebih sehat dibandingkan santan instan dalam kemasan. Santan segar tidak mengandung bahan pengawet dan memiliki lebih banyak nutrisi alami. Jika memungkinkan, pilih santan yang baru diperas untuk mendapatkan manfaat terbaik.
2. Jangan Dididihkan Terlalu Lama
Memasak santan dengan suhu tinggi dalam waktu lama dapat merusak kandungan gizinya dan membuat minyak terpisah, yang justru meningkatkan kadar lemak dalam makanan. Untuk menghindarinya, masukkan santan di tahap akhir memasak dan gunakan api kecil hingga sedang.
3. Pilih Santan Rendah Lemak
Jika ingin mengurangi asupan lemak, gunakan santan encer atau santan rendah lemak yang kini banyak tersedia di pasaran. Santan encer tetap memberikan cita rasa khas, tetapi dengan kandungan lemak yang lebih rendah.
4. Kombinasikan dengan Bahan Sehat
Saat memasak dengan santan, pastikan untuk menambahkan bahan sehat lainnya seperti sayuran, rempah-rempah, dan protein tanpa lemak. Misalnya, gunakan santan dalam sayur lodeh dengan banyak sayuran atau tambahkan ke dalam sup berbasis kaldu agar tetap sehat.
5. Jangan Konsumsi dalam Jumlah Berlebihan
Meskipun mengandung lemak baik, mengonsumsi santan dalam jumlah berlebihan tetap dapat meningkatkan kadar kolesterol dan berat badan. Batasi konsumsi santan sekitar 50-100 ml per hari, tergantung kebutuhan dan pola makan Anda.
6. Gunakan Santan sebagai Pengganti Susu
Bagi yang alergi susu sapi atau sedang menjalani pola makan vegan, santan bisa menjadi alternatif yang sehat. Gunakan santan sebagai pengganti susu dalam kopi, smoothie, atau sereal untuk mendapatkan rasa creamy alami tanpa tambahan lemak jenuh yang berlebihan.
7. Pilih Metode Masak yang Sehat
Menggunakan santan dalam makanan yang dikukus atau direbus lebih sehat dibandingkan makanan yang digoreng. Hindari menggoreng makanan dengan santan karena dapat meningkatkan kadar lemak trans yang berbahaya bagi kesehatan jantung.
Kesimpulan
Santan bisa tetap menjadi bagian dari pola makan sehat jika dikonsumsi dengan cara yang tepat. Dengan memilih santan segar, membatasi jumlah konsumsi, serta memasaknya dengan metode yang sehat, Anda bisa menikmati kelezatan santan tanpa khawatir akan dampak buruknya bagi kesehatan.
- 0
- By riana